PEMUJA YAYASAN MEMANFAATKAN BANK RIBA DAN JIHAD DAMMAJ UNTUK MENKORUPSI HARTA UMMAT

PEMUJA YAYASAN MEMANFAATKAN BANK RIBA DAN JIHAD DAMMAJ UNTUK MENKORUPSI HARTA UMMAT

بسم الله الرحمن الرحيم

 

WASPADAI PARA PENGERUK DANA
YANG MEMANFAATKAN KUCURAN DARAH PARA PEMBELA AGAMA
DAN KEPEDIHAN ORANG-ORANG YANG TERTIMPA BENCANA

Oleh:  Abu Fairuz Abdurrohman bin Soekojo Al Jawiy
-semoga Alloh menjaganya-
Dammaj, 5 Muharram 1435H

Berkata Abu Fairuz (dammaj) ” Terkait dengan pertanyaan-pertanyaan kepada ana seputar dibukanya donasi-donasi dari pihak hizbiyyun (Ihyauts Turots, Luqmaniyyun dsb) yang beralasan untuk membantu Salafiyyun Dammaj, maka dalam suasana yang amat terbatas ini ana akan menjawab dengan singkat -dengan memohon taufiq kepada Alloh subhanahu wa ta’ala-.  Tentang pujian si penulis terhadap Ihyaut Turots bahwa jam’iyyah inilah yang pertama menggalang dana untuk membantu Dammaj dalam kasus sekarang ini, sekalipun banyak ulama menjauhi jam’iyyah ini, ana jawab: Orang kafir sekalipun, dia wajib menolong org yang terdzholimi, sebagaimana dia wajib melaksanakan syariat Islam, kaerna dia diciptakan untuk ibadah kepada Alloh semata. Tapi kekafirannya menghalangi dia untuk amalannya diterima. Begitu pula mubtadi’ah (luqman ba’abduh tokoh hizbi di Indonesia telah divonis MUBTADI’ oleh ulama ahlussunnah di dammajbaca disini-;ed) wajib menolong orang terdzholimi. Dan amalan dia itu bukan segaimana dalil benarnya manhaj dan aqidah dia, sebagaimana kuatnya ibadah khowarij bukanlah sebagaimana dalil benarnya jalan agama khowarij. Begitu pula upaya Ihyaut Turots dll (jika memang telah berupaya) untuk menolong orang terdzholimi bukanlah dalil tentang lurusnya agama mereka, karena itu memang kewajiban mereka dan kewajiban kita semua.

Apalagi ditambah dengan kebiasaan ashhabul jam’iyyat memamerkan amalannya dengan iklan-iklan dan laporan-laporan amalan mereka serta potret-potret amalan mereka, itu semua bagian dari bukti bahwa ibadah mereka bukan untuk Alloh semata tapi untuk mencari ridho umat (mencari simpati manusia ;ed) , dan mencari ridho amir jam’iyyat/jama’at. Ini dijelaskan oleh Fadhilatusy Syaikh Ahmad An Najmiy rohimahulloh dalam “Al Mauridul ‘Adzb Waz Zulal” ini baru satu poin batilnya amalan ashhabul hizbiyyah.

Adapun jika kami ditanya apakah benar jam’iyyat Ihaut Turots telah menunaikan amanah dana umat Islam utk sampai kpd kami? Maka kami tidak tahu menahu. Kembalikan ke hadits: “Menampilkan bayyinah adalah kewajiban terhadap orang yang mendakwakan. Dan bersumpah adalah kewajiban orang yg mengingkari.” yg tidak tahu bilang Allohua’lam, kami tidak tahu.

Bahkan ana diingkatkan oleh sebagian ikhwah -jazakAllohu khoyr- bahwasanya setelah pengepungan dan serangan yang dulu, syaikh yahya di dars ditanya” Apakah bantuan ihya at-turots sampai ke anda ?” beliau jawab “tidak ada”.

Kami yakin benarnya ucapan Al Imam Al Wadi’iy rohimahulloh dalam kitab “Ghorotul Asyrithoh” bahwa kebanyakan ashhabul Jam’iyyat memanfaatkan momentum kejadian-kejadian musibah-musibah yang menimpa umat Islam (perang, bencana alam, anak yatim, janda-janda) untuk mengeruk dana Muslimin, lalu mereka mengambil sebagiannya (memang niat awalnya itu), atau sebagian besarnya, utk mereka nikmati dengan alasan bahwa mereka adalah pengurus shodaqoh. Hanya sebagian kecil yang sampai pada yang berhak. Yang kena musibah tetap miskin, panitia shodaqohnya yang kaya-kaya. Itulah kesimpulan hasil penilaian Al Imam Al Wadi’iy rohimahulloh, silakan dibuktikan di lapangan.

Sebagian lagi walaupun bukan mengambil sebagian dana itu, tapi utk mencari nama, atau untuk suatu saat memakai jasa tadi utk menyakiti hati Ahlussunnah “kami telah bantu kalian tapi kalian tetap saja mengkritik kesalahan kami dan tidak mau diam.”

Ini nasihat yg bersifat umum sbgmn syariat juga bersifat umum: Wahai saudara-saudaraku umat Islam, waspadai orang-orang yang memanfaatkan darah Ahlussunnah untuk merauh harta, hindari org-orang yang memanfaatkan air mata anak yatim dan janda syuhada untuk mengkorupsi dana. Manusia bisa ditipu, tapi Alloh sebagai wali mujahidin bisa murka dan akan bikin perhitungan!

Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya ada orang-orang yg mempergunakan harta Alloh tanpa kebenaran, maka mereka akan mendapatkan api Neraka pd hari Kiamat.”Barangsiapa dari muslim manapun membantu dg ikhlas dn ikut syariat Rosululloh shollallohu’alaihiwasallam, tanpa membikin syarat-syarat yg bisa menyebabkan terhalangnya amar ma’ruf dn nahi munkar, maka Alloh tak akan menyia-nyiakan amalannya, bahkan memberinya pahala dan menambahkan barokah utknya. Dan saya atas nama ikhwah menyampaikan syukur dan jazakumullohukhoiro, meskipun saya pribadi tidak minta bantuan dana.

 

 

 

 

Mati di saat ini dan menyusul para syuhada salafiyyin menghadap Alloh lebih amat ana sukai daripada menikmati bantuan dana para makhluq. Tapi ternyata yg jauh lebih muda dari ana dan posisinya jauh malah lebih dulu meninggal, yang jaraknya paling dekat dg ana cuma luka ringan, dan ana masih utuh. Alloh Maha Sempurna hikmah-Nya. Ana tdk menuduh tanpa bukti. Ana skdr smpaikan penilaian ulama yg ana yakini benar, dn ana minta umat lebih waspada dn berhati2 dlm memilih.Walhamdulillahirobbil ‘alamin.” -selesai-

 

 

 

 

Bukti donasi “misi” Luqmaniyyun disini dan berita penggalangan dana dari Turotsiyyun disini

Satu pemikiran pada “PEMUJA YAYASAN MEMANFAATKAN BANK RIBA DAN JIHAD DAMMAJ UNTUK MENKORUPSI HARTA UMMAT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s