Bolehnya Melewati Depan Shof Makmum

بسم الله الرحمن الرحيم

Berkata Alloh ta’ala:

وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ (٤٣)

“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’.” (Al-Baqoroh: 43)

حدثنا إسماعيل بن أبي أويس قال: حدثني مالك، عن ابن شهاب، عن عبيد الله بن عبد الله بن عتبة، عن عبد الله بن عباس قال: أقبلت راكبا على حمار أتان، وأنا يؤمئذ قد ناهزت الاحتلام، ورسول الله صلى الله عليه وسلم يصلي بمنى إلى غير جدار، فمررت بين يدي بعض الصف، وأرسلت الأتان ترتع، فدخلت في الصف، فلم ينكر ذلك علي.

Ibnu Abbas rodhiallohu ‘anhu berkata, “Aku datang dengan mengendarai keledai betina, pada saat itu saya hampir dewasa dan Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam sedang [berdiri] shalat di Mina tanpa dinding. Saya melewati depan sebagian shaf, dan saya melepaskan keledai itu makan dan minum lalu saya masuk ke shaf, dan tidak ada seorang pun yang mengingkari hal itu atasku.” (HR. Bukhory no. 76, 471، 823، 1758، 4150)

Imam Ibnu Daqiqil ‘Id (625-702H) رحمه الله تعالى mengatakan,”Ibnu ‘Abbas ber-istidlal (menjadikan hadist ini sebagai dalil) bolehnya melewati depan shaf makmum dengan tidak adanya pengingkaran (dari para sahabat).” (Fathul Bari)

2 pemikiran pada “Bolehnya Melewati Depan Shof Makmum

  1. bagai mana dengan hadis, bahwa menggenggam bara api lebih baik dari berjalan melewati orang yg sedang sholat

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s