Ikhtilath

Bismillaahirrohmaanirrohiim

KEMUNGKARAN BERUPA IKHTILATH (campur baur antara laki-laki dan wanita) DAN TIDAK BERHIJAB

Oleh
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Pertanyaan.
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : “Apabila kemungkaran yang dilihat oleh saudara perempuan yang seiman adalah ‘ikhtiltah’ dan tidak memakai hijab, maka bagaimana dia harus menasehati mereka ?”

Jawaban.
Dia harus menasehati mereka dengan mengatakan kepadanya : “Kamu tidak boleh ‘ikhtilath’ dan (tidak boleh) membuka hijab serta memperhatikan maslahat menutup aurat di hadapan kaum lelaki yang bukan mahrammu. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Apabila kamu meminta mereka (isteri-isteri Nabi) suatu barang maka mintalah dari belakang hijab, yang demikian itu lebih suci untuk hatimu dan hati mereka” [Al-Ahzab : 53]

“Artinya : Dan janganlah ia memperhatikan perhiasannya kecuali untuk suaminya” [An-Nur : 31]

Dan hendaknya ia menyampaikan ayat-ayat dan hadits yang sesuai dengan siatuasi dan kondisi dan didalamnya terdapat penjelasan sesuatu yang diperlukan dan peringatan atas perbuatan yang bertentangan dengan syara’ yang suci dan hendaknya pula ia menjelaskan kepada saudara-saudara perempuannya yang seiman bahwa kewajiban bagi kita semua adalah berhati-hati terhadap sesuatu yang diharamkan oleh Allah dan saling tolong menolong dalam kebaikan dan taqwa serta saling berwasiat dengan kebaikan dan sabar atasnya.

[Majmu’ Fatawa wa Rasail Mutanawwi’ah, Syaikh Bin Baz, 4/234]

[Disalin dari kitab Al-Fatawa Al-Jami’ah Lil Mar’atil Muslimah, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Tentang Wanita, Penyusun Amin bin Yahya Al-Wazan, Penerjemah Amir Hamzah Fakhrudin, Penerbit Darul Haq]

diriwayatkan oleh Imam at-Thabrani dalam Mu’jamnya dari Ma’qal bin Yasar radhiallahu ‘anhu mengatakan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

“Sungguh salah seorang dari kalian ditusuk jarum dari besi di kepalanya lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.”

Allåh Subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allåh Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.'”
[QS. An-Nur:30]

“Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati.”
[QS. Ghafir:19]

Råsulullåh shållallåhu ‘alayhi wa sallam bersabda:
“Tidaklah kutinggalkan setelahku suatu fitnah yang paling berbahaya bagi laki-laki daripada (fitnahnya) wanita”
[HR. Bukhåri 5096 dan Muslim 2740 dari Usamah bin Zaid]

“Sesungguhnya dunia ini manis dan segar. Dan sesungguhnya Allåh telah menjadikan kalian khalifah di dunia ini maka Ia akan melihat bagaimana kalian beramal? Berhati-hatilah terhadap dunia, dan berhati-hatilah terhadap wanita. Karena fitnah Bani Israil yang pertama adalah berkenaan dengan wanita.”
[HR. Muslim 2742 dari hadits Abu Sa’id Al-Khudri rådhiyallahu’anhu]

Råsulullåh shållallåhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

“Tidaklah seorang lelaki bersepi-sepi dengan seorang wanita melainkan syaithån yang ketiganya”
[HR. At-Tirmidzi 2165 dari hadits Ibnu Umar rådhiyallåhu’anhu]

“Janganlah seorang wanita bepergian kecuali bersama mahråmnya dan janganlah seorang laki-laki berkhalwat dengan seorang wanita kecuali si wanita disertai mahråmnya.”
[HR. Bukhari 1862 dan Muslim 1341, dari hadits Ibnu Abbas rådhiyallåhu’anhu]

2 pemikiran pada “Ikhtilath

  1. BIsmilloh
    Assalamu alaikum warohmatulloh
    sy tidak punya t4 untuk mengadu selain di artikrl ini yg sy yakini kebenarannya,
    sy bingung bgmn cara menjawab prtnyaan dr Teman sy. jk sy menjawab tampa dalil mk takut dpt dosa. pertnyaan’nya seperti ini bagaimanakah hukumnya bekerja di Hotel, apakah bisa dihukmi Mutlak bahwasanya bekerja dihotel itu merupakan tolong-mnolong dlm kejahatan. sementara disisi lain t4 itu mrupakan t4 untuk menginap.?? mf jk pertanyaan melenceng dr isi materi!
    Barokallahu fikum!!

    Suka

    • Kalau hotel itu ma’ruf dgn tempat maksiat dan banyak kemaksiatan di dalamnya maka dia tidak boleh kerja di situ dan masih banyak pekerjaan yg lain walhamdulillaah, Alloh Maha Luas rezekiNya

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s